Kemudian pada tahun 1950-an ketika
komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah
komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk
itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal
dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk
jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa
terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya
yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer.
Pada Tahun 1973 keatas dikenal sebagai
Kelahiran dari internet atau jaringan internasional (International
Network), Terdapat dua orang ahli komputer yang mengembangkan dan juga
mengusulkan sebuah jaringan yang bersifat sangat luas dan dapat
digunakan oleh semua orang di dunia. Vinton Cerf dan juga Bob Kahn
adalah kedua orang tersebut, yang membuat sebuah gagaasan besar, yang
sebenarnya menjadi sebuah cikal bakal dari terciptanya internet atau
international network. Saat ini, internet pun sudah menjelma menjadi
jaringan terbesar yang ada di dunia, dan dapat menghubungkan setiap
orang di berbagai belahan dunia.
3. Tujuan Jaringan Komputer
Berikut ini tujuan dari jaringan komputer:
- Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien
- Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan upto-date.
- Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing).
- Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
- Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.
4. Manfaat jaringan komputer
Dampak Positif
-
Untuk menjaga dan memanajemen keamanan data
-
Memudahkan dalam berkomunikasi
-
Menyampaikan informasi secara cepat
-
Membantu aktivitas manusia
Dampak Negatif
Selain manfaat yang dihasilkan dari
adanya jaringan komputer itu sendiri, juga terdapat dampak negatif dari
beberapa hal yang akan kami jelaskan berikut ini.
1. Biaya Network
Untuk dapat menggunakan jaringan dengan baik, maka anda juga perlu untuk mempersiapkan setiap kebutuhannya, mulai dari software, hardware, serta investasi perencanaan network design -nya.
2. Biaya Manajemen dan Maintenance
Untuk pengelolaan manajemen dan
perawatan jaringan juga perlu diperhatikan secara berkala oleh tim IT
profesional. Sehingga, menurunkan kemungkinan terjadinya hal yang tidak
diinginkan seperti kerusakan pada perangkat lunak maupun keras.
3. Aktivitas Sharing yang Tidak Diinginkan
Dampak negatif yang ketiga, dengan
adanya lalu lintas jaringan yang tidak terkontrol dengan baik, maka
memperbesar risiko dokumen (file) yang di –sharing terinfeksi virus atau spam pada komputer.
4. Ancaman Keamanan Jaringan (Network Security)
Dengan kemudahan proses komunikasi yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun secara real – time,
tentu saja juga meningkatkan risiko munculnya masalah yang lain.
Misalnya, penyebaran konten ilegal, pencurian data, hingga masalah
keamanan informasi yang lainnya.
Klasifikasi Jaringan Komputer
1. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan Geografisnya
Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan
wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah
metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), Jaringan wilayah luas
atau Wide Area Network (WAN) dan Jaringan Personal atau Personal Area
Network (PAN).
WAN (Wide Area Networking)
Merupakan
hubungan antara beberapa komputer yang sifatnya beda negara. Contohnya
adalah komputer yang berada di Indonesia berhubungan dengan komputer
yang ada di Singapura.WAN digunakan untuk menghubungkan
jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga
pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan
pengguna dan komputer di lokasi yang lain. Ciri-cirinya adalah :
- Cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari LAN dan MAN.
- Biaya operasional yang dibutuhkan lebih tinggi.
- Sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting.
- Perawatan untuk jaringan WAN lebih berat.
MAN (Metropolitan Area Networking)
Merupakan
hubungan antara beberapa komputer yang berbeda kota.Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga
50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan
antar kantor kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor
pusat yang berada dalam jangkauannya. Ciri-cirinya adalah :
- Cakupan wilayah jaringan lebih luas
- Pemeliharaan jaringan MAN memerlukan waktu yang tidak sebentar
- Mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.
LAN (Local Area Networking)
Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN) adalah jaringan
komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan
komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih
kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3
Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer
data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.Merupakan
hubungan antara beberapa komputer yang letaknya tidak berjauhan dan
masih dimiliki oleh satu organisasi/institusi. LAN memiliki 4 model
yaitu:
- P2P (Peer to Peer)
- Workgroup
- Domain
- Wireless LAN
Selain teknologi Ethernet, saat ini
teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi ) juga sering digunakan
untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan
teknologi Wi-Fi biasa disebut hotspot. Ciri-cirinya adalah :
- Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
- Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
- Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Personal Area Network (PAN)
Jaringan personal atau Personal Area Network (PAN) adalah jaringan
komputer yang menghubungkan antara dua atau lebih sistem komputer yang
berjarak sangat berdekatan, yaitu hanya berjarak 4 sampai 6 meter.
contohnya pada saat menghubungkan hp dengan komputer, komputer dengan
printer dll.
2. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya
Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi jaringan klien-server (client-server) dan jaringan ujung ke ujung (peer-to-peer).
Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam
teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan
aplikasi ke dalam dua pihak yaitu pihak klien dan pihak server. Contoh
dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang didesain
dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP.
Pada jaringan peer to peer tidak ada komputer server ataupun komputer
client, karena setiap komputer pada jaringan peer to peer bisa
menyediakan layanan (fungsi server) dan menjadi pengakses layanan
(fungsi client).
3. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan
Topologi jaringan adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan
beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang
saling terkoneksi satu sama lain dimana penggunaan topologi jaringan
didasarkan pada kecepatan akses data, biaya serta ukuran maupun tingkat
konektivitas yang nantinya akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi
suatu jaringan. Berikut jenis -jenis topologi jaringan :
Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa
penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector
(dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau
perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
Topologi star atau topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan
yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna.
Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya
menengah. Topologi ini didesain di mana setiap node (file server,
workstation dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati
sebuah hub/switch. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati
hub/switch sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya.
Topologi ring atau topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk
rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya,
sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada
topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater
yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya
masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari
perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya,
proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh token.
Topologi jala atau topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar
perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat
lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh
setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang
dituju (dedicated links).
Topologi tree atau topologi pohon adalah kombinasi karakteristik antara
topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan
topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur
tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub,
sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut
dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum.
Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang
dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada
ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator ).
Topologi peer to peer merupakan jenis topologi yang
sangat sederhana, karena hanya menggunakan dua perangkat komputer untuk
saling terhubung. Topologi ini biasanya menggunakan satu kabel untuk
menghubungkan 2 perangkat komputer.
Topologi hybrid adalah jenis tapologi gabungan dari beberapa topologi
yang berbeda. Ketika terdapat dua atau lebih topologi yang berbeda
terhubung satu sama lain, disaat itulah membentuk topologi hybrid.
4. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi/data
Klasifikasi jaringan kompute berdasarkan distribusi sumber informasi/data dibadakan atas dua yaitu :
Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer
klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi /
data yang berasal dari satu komputer peladen.
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat
beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk
sistem jaringan tertentu.
5. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan media transmisi data
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan media transmisi data dibedaka atas dua jaringan yaitu :
-
Jaringan berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer
lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. [9] Kabel jaringan
berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar
komputer jaringan.
-
Jaringan nirkabel (Wi-Fi)
Jaringan nirkabel (Wi-Fi) merupakan jaringan dengan medium berupa
gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel
untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang
elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer
jaringan.
Sumber Referensi :
https://planktoncomputer.com/konsep-dasar-jaringan-komputer
kuhitung123.blogspot.com/2016/12/klasifikasi-jaringan-komputer-terbagi.html
https://bahassemua.com/topologi-jaringan-komputer/