Senin, 04 April 2022

 

 Macam  – macam Perangkat jaringan komputer

Dua komputer atau lebih dapat saling terhubung dan berbagai sumber data dikarenakan adanya perangkat jaringan yang menjembatani kedua komputer tersebut.

Terhubung ke suatu jaringan (baik jaringan lokal, wifi maupun internet) maupun sharing hardware (misal: sharing printer agar dapat digunakan satu ruangan), semua itu memerlukan yang namanya perangkat jaringan komputer.

Perangkat keras jaringan komputer merupakan perangkat yang digunakan untuk mencapai tujuan dari fungsi jaringan komputer itu sendiri, seperti berbagi sumber daya, berkomunikasi dan lain sebagainya.

Sekarang, telah banyak dikembangkannya berbagai macam perangkat jaringan komputer untuk membantu dan mengoptimalkan kinerja sistem jaringan. Berikut ini merupakan beberapa macam perangkat yang sering anda jumpai dan anda gunakan.

Perangkat Jaringan Komputer

1. Komputer server

Komputer server menjadi hardware jaringan paling penting dalam internet. Tugas server menjadi pusat semua jaringan komputer dan pada server inilah semua data penting tersimpan. Saat terjadi request dari client, server akan mengirimkannya dengan melewati beberapa hardware dan software jaringan.

Secara umum komputer server memiliki fungsi sebagai penyimpanan dari semua basis data informasi. Data yang ada di server akan dikirim sesuai dengan request dari client. Semakin baik spesifikasi komputer server maka semakin besar kapasitas penyimpanannya dan juga semakin cepat prosesnya.

Makanya server menjadi salah satu hal yang paling berpengaruh pada performa jaringan internet. Spesifikasi komputer server juga harus khusus, tidak bisa komputer biasa dipaksakan menjadi server.

Komputer server harus bisa bekerja selama 24 jam penuh, jadi hardware yang digunakan pun juga harus khusus. Mulai dari processor, hardisk, RAM, motherboard, power supply dan semua perangkat server lainnya. Dengan begitu server bisa melayani klien dengan maksimal tanpa terjadi server down.

2. NIC (Network Interface Card)

NIC merupakan kependekan dari Network Interface Card. Nah, dari namanya saja, sudah jelas terlihat bahwa perangkat keras ini merupakan salah satu perangkat keras jaringan yang sangat penting dan vital di dalam sebuah jaringan komputer.

NIC merupakan sebuah perngkat keras jaringan, yang secara fisik berbentuk seperti sebuah kartu ekspansi, yang memungkinkan setiap komputer dapat terhubung dengan suatu jaringan dengan menggunakan kabel jaringan. NIC (Network Interface Card) ini juga memiliki beberapa istilah lainnya, seperti Kartu Jaringan (Network Card), LAN Card (baca juga: fungsi LAN card) dan juga Ethernet Card

  • Jenis – Jenis dari NIC

Network Interface Card pada dasarnya terbagi menajdi dua jenis. Berikut ini adalah kedua jenis Network Interface Card :

  1. Network Interface Fisik / Physica

Sesuai dengan namanya, Network Inteface card fisik merupakan sebuah Network Interface yang dapat didefinisikan secara fisik, berbentuk kartu dan ditancapkan pada slot di dalam motherboard. NIC fisik inilah yang biasa kita gunakan sehari – hari, yang memiliki port RJ – 45 untuk mengkoneksikan sebuah komputer ke dalam jaringan menggunakan kabel.

  1. Network Interface Logis / Logical

Berbeda degan NIC fisik, NIC logis merupakan sebuah Network Intrface Card yang tidak dpat didefinisikan secara fisik. Itu artinya, NIC Logis merupakan sebuah software atau sebuah program yang dibuat untuk mendefinisikan dirinya seolah – olah menjadi sebuah Network Interface Card.

  • Fungsi dari NIC (Network Interface Card)

Seperti sudah disebutkan sebelumnya, selain memiliki tugas utama sebagai converter atau pengubah aliran data yang berbentuk parallel menjadi aliran data yang berbentuk serial, NIC ini juga memiliki beberapa fungsi lainnya. Secara teoritis, ada beberapa fungsi dari NIC ini di dalam sebuah jaringan komputer.

Berikut ini adalah beberapa fungsi dari NIC atau Network Interface Card di dalam jaringan komputer secara teoritis :

  1. Sebagai media pengirim data dari satu komputer ke komputer lainnya
  1. Sebagai pengontrol data flow antar komputer yang menggunakan sistem kabel jaringan
  1. Menerima data dari komputer lain
  1. Menterjemahkan data menjadi bentuk bit, sehingga dapat dimengerti oleh komputer penerima

 

3. Kabel jaringan

Kabel jaringan adalah perangkat keras yang berbentuk kabel dan dirancang khusus untuk memenuhi dalam koneksi jaringan. Secara khusus hanya dipergunakan untuk jaringan, kabel jaringan digunakan bisa untuk menghubungkan perangkat jaringan ke perangkat lain atau 2 lebih komputer dengan berbagi daya.


  • Fungsi Kabel Jaringan

Seperti yang sudah saya sebutkan sebelumnya, fungsi utama dari kabel jaringan adalah menghubungkan satu perangkat dengan perangkat lainnya. Dalam hal ini biasanya sebagai penghubung server dan user/client. Dengan terhubung melalui kabel jaringan maka akan terbentuk berbagai macam topologi jaringan. Tentu saja untuk digunakan kabel jaringan ini harus didukung dan dilengkapi dengan hardware lainnya.

  • Kelebihan Kabel Jaringan

Ada beberapa penjabarang mengenai kelebihan kabel jaringan.

  • Jangkauannya lebih luas daripada jaringan wireless sehingga dapat mencapai daerah pelosok.
  • Biaya yang dibutuhkan untuk membangun jaringan kabel terbilang lebih murah daripada jaringan nirkabel/wireless.
  • Dari segi transmisi data jaringan kabel lebih stabil daripada jaringan wireless.
  • Transmisi tidak akan terganggu oleh cuaca seperti yang sering terjadi pada jaringan wireless.
  • Kekurangan Kabel Jaringan

Penjabaran tentang kekurangan kabel jaringan, sebagai berikut.

  • Untuk membuat sebuah jaringan dengan cakupan yang luas akan membutuhkan kabel yang banyak.
  • Lebih sulit untuk dirawat karena kabel bisa saja rusak ataupun digigit hewan pengerat.
  • Cenderung kurang rapi karena melibatkan banyak sekali kabel.
  • Jenis Kabel Jaringan

Ada banyak macam kabel jaringan yang bisa digunakan, namun semuanya disesuaikan dengan kebutuhan, jenis topologi dan juga kondisi lapangan. Setiap penggunaan kabel jaringan harus dipilih dengan baik mengikuti beberapa faktor agar kinerja yang dihasilkan bisa maksimal. Setidaknya ada 3 jenis kabel jaringan yang sering digunakan dalam sebuah topologi yaitu kabel Coaxial, Twisted Pair dan Fiber Optik.

4. Hub dan Switch

Switch merupakan perangkat jaringan komputer yang berfungsi untuk menghubungkan beberapa komputer. Secara fisik, bentuk dari switch sama dengan hub, namun jika dilihat dari sisi logika switch sama dengan bridge.


 

Switch memiliki dua tipe, yaitu unmanaged switch yang merupakan tipe termurah. Dan managed switch yang merupakan tipe termahal. 

Fungsi Hub

Berikut adalah beberapa fungsi dari hub:

  • Menambahkan atau mengurangi workstation.
  • Menjadi repeater yang bisa menambah jarak network.
  • Melakukan proses transfer paket data dari server ke komputer client.
  • Memperbaiki jaringan dengan fitur fault to tolerance dan isolasi kerusakan.
  • Memiliki pengelolaan tersentralisasi untuk mengumpulkan informasi dan diagnostik.
  • Membantu memecah jaringan dari satu server ke beberapa komputer yang ada terkoneksi di dalam jaringan.

Fungsi Switch

Berikut adalah beberapa fungsi dari Switch:

  • Menjadi penguat sinyal atau repeater di dalam jaringan.
  • Menerima informasi dari sumber yang terhubung dengan switch.
  • Mengirimkan informasi dan data yang diterima ke tujuan yang sesuai.
  • Menghubungkan satu sampai beberapa perangkat komputer dalam local area network.
  • Mendukung fitur looping avoidance yang berfungsi untuk mencegah data terjebak dalam putaran jaringan port dan tidak sampai ke tujuan.

5. Router

Router adalah perangkat jarkom yang berfungsi untuk menghubungkan jaringan LAN ke dalam suatu jaringan WAN, serta mengelola lalu lintas dari data di dalamnya. Router dapat menentukan jalur terbaik, karena memiliki tabel routing untuk melakukan pencatatan terhadap semua alamat dalam jaringan.


 

 

  • Fungsi Router

Fungsi router adalah sebagai berikut:

  • Fungsi utama router adalah untuk menghubungkan beberapa jaringan untuk menyampaikan suatu data.
  • Mentransmisikan suatu informasi dari jaringan satu ke jaringan lain dengan sistem kerja seperti bridge sehingga memungkinkan komputer saling berkomunkasi.
  • Menghubungkan atau mengkoneksikan dua jaringan dengan media yang berbeda. Contohnya pada router wireless yang dapat menghubungkan komputer dengan menggunakan radio atau kabel UTP. Dengan demikian, router dapat disambungkan pada alat elektronik lainnya seperti komputer, laptop, gadget, dsb.
  • Fungsi router lainnya adalah dapat menghubungkan jaringan lokal ke koneksi DSL atau disebut juga dengan DSL router. DSL router umumnya juga memiliki fungsi firewall atau melindungi data untuk mencegah ancaman yang dapat ditimbulkan dari jaringan internet. Dengan demikian, fungsi router ini umumnya untuk memblokir lalulintas data yang mencurigakan dan mencegah adanya broad cast strorm yang menyebabkan kinerja jaringan melambat.
  • Menyimpan routing table untuk menentukan rute terbaik antara LAN ke WAN.
  • Untuk membaca alamat logika IP address source and destination. Pembacaan alamat ini yang kemudian dapat menentukan routing dari LAN satu ke LAN lainnya.

6. Bridge

Bridge adalah sebuah piranti yang digunakan untuk meneruskan lalu lintas antara segmen jaringan berdasarkan informasi pada sebuah data link. Bridge juga memiliki fungsi untuk membagi jaringan yang besar menjadi beberapa jaringan kecil.


  • Fungsi Bridge

Secara umum, bridge adalah alat yang berfungsi untuk menghubungkan dua jaringan. Bridge juga berfungsi untuk memecah satu jaringan yang besar menjadi dua jaringan lebih kecil sehingga akan meningkatkan performa jaringan. Fungsi bridge lainnya secara detail dapat dijabarkan dalam beberapa poin berikut :

  1. Sebagai Penghubung Dua Jaringan di Tempat Jauh

  2. Otonomi dari Masing-masing Jaringan

  3. Untuk Mengakomodasi Beban Jaringan

  • Kelebihan dan Kekurangan Bridge

Sebagai sebuah jembatan jaringan, bridge memiliki kelebihan dan kekurangan tersendiri. Kelebihan bridge adalah ia hanya bisa bekerja pada lapisan Data Link, sehingga tidak dimungkinkan terjadinya transmisi dari satu protokol ke protokol lainnya. Selain itu, bridge juga mampu mendukung beberapa protokol seperti NetBEUI dan LAT yang tidak mungkin dilayani oleh router.

Walau begitu, bridge memiliki kekurangan seperti tidak dimungkinkannya transmisi melalui jalur atau protokol yang berbeda. Selain itu, bridge juga hanya meneruskan paket dari satu jaringan ke jaringan lainnya dengan kecepatan 10 MBPS. Bridge juga hanya meneruskan transmisi tanpa bisa menerjemahkan komunikasi antar protokol.

 

7. Modem

Modem merupakan perangkat yang digunakan untuk menghubungkan antara perangkat komputer, dengan penyedia layanan internet atau disebut juga dengan Internet Service Provider (ISP).


 
  • Jenis Modem

1. Modem kabel

Seperti namanya, modem ini menggunakan kabel agar bisa disambungkan ke jaringan internet.

Umumnya, modem ini disambungkan dengan TV kabel. Oleh karena itu, provider yang menyediakan layanan ini biasanya sudah dilengkapi dengan fasilitas TV kabel.

2. Modem dial-up

Modem dial-up atau yang sering disebut juga sebagai modem analog adalah perangkat yang mengubah sinyal analog menjadi sinyal digital.

Dengan begitu, perangkat dapat bisa terhubung dengan internet

3. Modem DSL

Modem analog terhubung dengan telepon dan membuat kamu tidak bisa melakukan panggilan telepon. Nah, sebaliknya, dengan menggunakan modem DSL (Digital Subscribe Line) kamu tetap bisa menggunakan telepon. 

Ada dua jenis modem DSL, yaitu modem Symmetrical DSL (SDSL) dan Asymmetrical DSL (ASDL). Keduanya memiliki ukuran bandwidth yang berbeda. Modem DSL mempunyai ukuran bandwidth yang sama untuk mengunggah maupun mengunduh. Jadi, kecepatan waktu antara mengunggah dan mengunduh sama. 

Sementara pada modem ADSL, ukuran bandwidth untuk mengunduh lebih besar dibanding mengunggah.Artinya, data atau file yang kamu unduh akan lebih cepat didapatkan daripada kamu mengunggah data dengan ukuran yang sama. Oleh karena itu, lebih banyak orang yang memilih untuk menggunakan modem ADSL ketimbang modem SDSL

4. Modem GSM

Modem GSM adalah modem yang menggunakan jaringan seluler. Jadi, modem ini memakai sim card sebuah provider agar bisa terkoneksi dengan internet.

Umumnya modem ini berbentuk kecil dan ringkas, sehingga bisa dibawa ke mana pun. 

5. Modem CDMA

Bentuknya mirip dengan modem GSM, karena sama-sama menggunakan sebuah sim card dari provider. Namun bedanya, modem ini menggunakan kartu sim CDMA.

 8. Repeater

Repeater merupakan perangkat yang berfungsi untuk menerima sinyal yang berisi data dalam suatu jaringan. Dengan menggunakan repeater maka jangkauan jaringan akan lebih luas. Repeater menerima sinyal dan kemudian memancarkan kembali sinyal yang identik dengan sinyal asal, tetapi dengan cara yang berbeda. Umumnya repeater memancarkan kembali sinyal tersebut dalam frekuensi yang berbeda dari frekuensi sinyal asal.


  • Fungsi Repeater

Fungsi repeater adalah untuk memperluas jangkauan jaringan wifi. Perangkat keras pada repeater telah diprogram untuk menerima sinyal wifi dari transmitter untuk kemudian diperkuat. Setelah sinyal diperkuat, maka repeater tersebut akan menyebarkan kembali sinyal tadi. Dengan demikian jangkauan wifi akan lebih luas.

9. Wireless card

Wifi Adapter sering juga disebut dengan WLAN Card. Wifi Adapter adalah alat yang dipakai pada perangkat komputer atau laptop agar dapat tersambung dengan koneksi Wifi yang tersedia di sekitarnya. Koneksi pada wifi adapter dapat terjadi dalam dua mode yaitu mode infrastruktur dan mode ad hoc. Pada mode infrastruktur,  data pada jaringan ditransfer menggunakan access point yang berfungsi sebagai pusat.

Semua koneksi yang terlibat dalam jaringan tersebut akan berbagi identitas service set identifier (SSID) yang sama sebagai access point. Selain itu juga akan menggunakan kode keamanan seperti WEP atau WPA sesuai dengan pengaturan. Sementara itu pada mode ad-hoc, koneksi jaringan tidak membutuhkan access point dan secara langsung bisa terhubung dengan semua perangkat wireless. Pada mode konektivitas jenis ini, koneksi mode ad-hoc harus menggunakan saluran dan SSID sama.

 
 
  • Jenis-jenis Wifi Adapter

Menurut frekuensinya, wifi adapter dibagi menjadi dua jenis yaitu Wifi Adapter Single Band dan Wifi Adapter Dual Band. Sesuai dengan namanya Wifi Adapter Single Band hanya berjalan pada satu frekuensi saja, biasanya pada frekuensi 2.4 Ghz atau 5 GHz. Untuk bisa mengirim dan menerima data, Anda harus mengganti-ganti frekuensi sesuai dengan frekuensi yang dituju atau diterima. Sedangkan pada Wifi Adapter Dual Band, Anda dapat sekaligus menerima atau mengirim data dari dua jenis frekuensi tanpa perlu gonta ganti frekuensi.

Selanjutnya berdasarkan pada pemakaiannya, wifi adapter dibedakan untuk pemakaian komputer dan non komputer seperti laptop, PDA atau perangkat gadget lainnya. Wifi adapter pada komputer biasanya menggunakan slot PCI. Sedangkan wifi adapter pada perangkat gadget lainnya menggunakan PCMCIA card tanpa membutuhkan holder tambahan.

Saat ini jenis wifi adapter yang banyak diminati adalah jenis USB. Wifi adapter tipe USB memiliki bentuk seperti flashdisk dan praktis dimana kemana saja. Bagi Anda yang memiliki mobilitas tinggi, wifi adapter jenis USb ini sangat cocok untuk dipakai. Harganya pun terbilang cukup ekonomis berkisar antara 300 ribu hingga 600 ribu rupiah saja. Namun sayangnya, wifi adapter jenis USB ini kemampuan menangkap sinyalnya masih dibawah wifi adapter pada umumnya.

10.Konektor RJ 45

Konektor merupakan perangkat keras jaringan yang fungsinya dipasang pada bagian ujung kabel untuk menghubungkan pada adapter kabel. Ada banyak jenis konektor yang digunakan dalam perangkat jaringan saat ini, diantaranya seperti berikut ini:

  • Konektor RJ-45 digunakan untuk kabel UTP dan saat ini paling banyak digunakan untuk perangkat jaringan internet.
  • Konektor BNC/T digunakan untuk kabel tipe coaxial.
  • Konektor ST digunakan untuk keperluan kabel fiber optic, ini menjadi konektor dengan harga paling mahal dibandingkan dengan yang lainnya 

 


Fungsi dari konektor RJ45 yaitu memudahkan Anda ketika ingin melakukan pergantian pesawat telepon maupun ingin pindah-pindah kabel maupun mencabutnya tanpa khawatir terkena sengatan listrik.

Konektor tersebut juga digunakan untuk menghubungkan konektor LAN dengan pusat jaringan. Anda dapat mendapatkan konektor RJ45 di toko-toko kabel terutama yang menjual komponen komputer. Harganya pun sangat murah bahkan isinya ada yang sampa 100 pcs.

11. Komputer client

Client artinya adalah komputer pengguna. Seperti yang sudah dijelaskan di atas klien adalah orang-orang yang mengakses data-data yang ada pada server melalui jaringan internet. Jumlah klien ini biasanya terdiri dari beberapa komputer yang terhubung melalui jaringan internet sama dengan server.

Jika komputer client tidak terhubung dengan server, maka client tidak akan bisa mengakses data-data komputer server. Komputer client hanya menjadi komputer biasa saja tanpa akses jaringan internet.

Untuk terhubung pada jaringan internet, komputer client harus terhubung dengan jaringan kabel LAN atau bisa juga dengan jaringan WiFi.

 

 KESIMPULAN :

Dari penjelasan diatas, kita dapat mengetahui macam-macam perangkat jaringan komputer dan juga fungsinya. Hal itu tentu sangat berguna bagi anda yang berkutat di dunia komputer. Dengan hal tersebut, anda dapat mengetahui bagaimana membuat suatu jaringan komputer agar bisa berjalan dengan optimal.

 

Sumber Referensi :

 https://qwords.com/blog/perangkat-keras-jaringan/

https://www.jnius.co.id/kabel-jaringan-pengertian-fungsi-dan-jenis-kabel-jaringan/ 

https://www.goldenfast.net/blog/hub-dan-switch-adalah/ 

https://www.nesabamedia.com/pengertian-bridge-dan-fungsi-bridge/ 

https://www.nesabamedia.com/pengertian-repeater-dan-fungsi-repeater/ 

https://www.baktikominfo.id/id/informasi/pengetahuan/definisi_jenis_dan_cara_kerja_wifi_adapter_yang_sebaiknya_anda_tahu-894 

 

 

 

 

 
 

 

Senin, 21 Maret 2022

Konfigurasi Kabel UTP

 Konfigurasi Kabel Straight Dan Crossover

 1.Pengertian Kabel UTP 

Kabel UTP adalah singkatan dari “unshielded twisted pair”  yaitu jenis kabel jaringan dengan bahan penghantar tembaga, diisolasi dengan bahan plastik dan terbungkus dengan bahan yang dapat melindungi dari api, bahan pelindung pada kabel UTP juga melindungi dari kerusakan fisik, kabel UTP memiliki empat pasang kabel , berdasarkan jenisnya kabel UTP memiliki 2 jenis yaitu Shielded dan Unshielded , shielded adalah jenis kabel UTP yang dilengkapi dengan selubung pembungkus, sedangkan Unshielded adalah jenis kabel UTP tanpa selubung pembungkus.  untuk koneksinya kabel UTP menggunakan RJ45 dan RJ11.

2. Fungsi dari kabel UTP

Fungsi kabel UTP yaitu dapat digunakan sebagai kabel untuk jaringan Local Area Network (LAN) pada sistem network/jaringan komputer, dan umumnya kabel UTP memiliki impedansi kurang lebih 100 ohm, dan juga dibagi menjadi kedalam beberapa kategori berdasarkan kemampuannya sebagai penghantar data.

Inilah jenis-jenis dari kabel UTP

Kategori atau jenis kabel UTP :

kabel-utp

  • CAT 1 – Kabel UTP Category 1 [Cat1] adalah jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang terendah, didesain untuk mendukung komunikasi suara analog saja.
  • CAT 2 – Kabel UTP Category 2 [Cat2] adalah jenis kabel UTP memiliki kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Cat1, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi data dan juga suara digital. Kabel ini bisa mentransmisikan data sampai 4 megabit/detik.
  • CAT 3 – Kabel UTP Category 3 [Cat3] adalah kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik dibandingkan dengan kabel UTP Category 2, jenis atau kategori ini didesain untuk mendukung komunikasi data dan suara pada kecepatan hingga 10 megabit per detik.
  • CAT 4 – Kabel UTP Category 4 [Cat4] adalah suatu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang jauh lebih lebih baik jika dibandingkan dengan kabel UTP Category 3 (Cat3) atau sebelumnya, didesain untuk mendukung komunikasi data dan juga suara sampai kecepatan 16 megabit/detik.
  • CAT 5 – Kabel UTP Category 5 [Cat5] adalah suatu jenis kabel UTP dengan kualitas transmisi yang lebih baik jika dibandingkan dengan kabel UTP Category 4 (Cat4) atau yang sebelumnya, didesain untuk mendukung komunikasi data dan komunikasi suara pada kecepatan sampai 100 megabit/detik.
  • CAT 6 – Kabel UTP Category 6 [Cat6] adalah jenis standar kabel UTP dengan sertifikasi resmi paling tinggi.
  • CAT 7 – Kabel UTP Category 7 [Cat7] adalah jenis kabel premium yang sangat cocok sekali sebagai media yang high traffic berbagai macam aplikasi dalam 1 kabel (single cable). Maksimum data yang terkirim sampai 10 Gbit/detik, dengan frekuensi 1000 Mhz.

3. Alat dan bahan yang digunakan untuk konfigurasi kabel UTP

1. Kabel UTP

2. RJ45

Dalam dunia jaringan atau hal yang berhubungan dengan elektronik terdapat satu penghubung bagi komponen lain agar mampu bekerja secara normal. Itulah RJ.  RJ sendiri merupakan singkatan dari register jack yaitu peralatan pada jaringan yang fungsinya untuk mengatur instalasi atau pemasangan konektor dan kabel.


 

 

 

 

 

 

 

Connector rj45 biasanya terdapat pada ujung kabel dari UTP (unshielded twisted pair) yang menghubungkannya ke pemancar penerima (transceiver). Connector rj 45 akan menghubungkan kabel UTP dengan transceiver tadi, Warna dalam connector RJ 45 biasanya sudah memiliki standar yaitu sesuai standar T568A maupun T568B.

3. Tang CRIMPING


 
 
 
 
 
 
 
 
 
 
Tang crimping adalah peralatan yang digunakan untuk meng-crimping RJ45 yang sudah terpasang dengan benar di kabel UTP dengan fungsi sebagai berikut :
  • Untuk memotong kabel
  • Untuk mengelupas kulit kabel
  • Untuk meng-crimping RJ45/rj11

4. Lan Tester/Cable Tester



 

 

 

 


Cable Tester adalah alat untuk menguji hasil crimpingan kabel kita, kalau krimpingan kita salah maka lampu di Cable Tester ini tidak akan menyala dan kalau hasil crimpingan kita sudah benar maka lampu di Cable Tester akan menyala dengan otomatis,jadi alat ini sangat berguna bagi kita untuk mengetahui hasil crimpingan kita.

 
1. Kabel Straight

Kabel straight merupakan jenis kabel yang memiliki cara pemasangan yang sama antara ujung satu dengan ujung lainnya, ditinjau dari fungsinya straight berfungsi untuk menghubungkan perangkat jaringan yang berbeda.

a. Contoh Penggunaan Straight

Kabel Straight Digunakan untuk menghubungkan Perangkat berbeda,Contohnya :

1. Komputer dengan - Hub
2. Menghubungkan Router Dengan Switch
3. Menghubungkan Komputer dengan - Modem
4. Dll 

b. Susunan Warna Kabel Straight

Adapun susunan warna straight adalah sebagai berikut.
 

No Urut
Ujung Kabel 1
No Urut
Ujung Kabel 2
1
Putih Orange
1
Putih Orange
2
Orange
2
Orange
3
Putih Hijau
3
Putih Hijau
4
Biru
4
Biru
5
Putih Biru
5
Putih Biru
6
Hijau
6
Hijau
7
Putih Coklat
7
Putih Coklat
8
Coklat
8
Coklat

2.Kabel Crossover

Konfigurasi kabel cross over beda dengan konfigurasi kabel straight karena kedua ujung kabel pada crossover berbeda, ditinjau dari fungsinya kabel crossover berfungsi untuk menghubungkan perangkat jaringan yang sama. contoh penggunaan kabel ini adalah


a. Contoh Penggunaan Crossover

Kabel Crossover digunakan untuk menghubungkan :

1. Menghubungkan Komputer dengan - Komputer secara langsung
2. Menghubungkan Switch Dengan - Switch
3. Menghubungkan Router Dengan - Router
4. Dll

b. Susunan Warna Cross-Over

Adapun susunan warna untuk cross over adalah sebagai berikut. 



Minggu, 20 Maret 2022

                 Konsep Dasar Jaringan Komputer

1. Pengertian

Jaringan komputer adalah jaringan telekomunikasi yang memungkinkan antar komputer untuk saling berkomunikasi dengan bertukar data. Tujuan dari jaringan komputer adalah agar dapat mencapai tujuannya, setiap bagian dari jaringan komputer dapat meminta dan memberikan layanan.

Jaringan komputer (jarkom) dapat dibuat dengan menggunakan gabungan dari teknologi kabel dan wireless.Jaringan dapat bersifat private maupun publik. Dalam penggunaan jaringan private, biasanya memerlukan akses user untuk memasukkan kredensial berupa kata sandi yang dimasukkan secara manual oleh administrator atau diperoleh langsung oleh pengguna. Untuk penggunaan jaringan publik seperti internet, tidak membatasi suatu akses.

 

2.Sejarah Jaringan Komputer 

Sejarah jaringan computer (Computer Network) dimulai dari lahirnya konsep jaringan komputer pada tahun 1940-an di Amerika yang dibuat oleh proyek untuk pengembangan komputer di laboratorium Bell dan group riset dari Universitas Harvard yang dipimpin profesor Howard Aiken. Pada awalnya penemuan tersebut digunakan untuk memanfaatkan sebuah perangkat komputer untuk keperluan bersama. Idenya adalah untuk mengerjakan beberapa tugas tanpa membuang waktu kosong yang terlalu banyak, maka dibuatlah proses beruntun, sehingga  program bisa dijalankan dalam beberapa komputer. 

Kemudian pada tahun 1950-an ketika komputer mulai berkembang sampai terciptanya super komputer, maka sebuah komputer harus melayani beberapa tempat yang tersedia (terminal), untuk itu ditemukan konsep distribusi proses berdasarkan waktu yang dikenal dengan nama TSS (Time Sharing System). Maka untuk pertama kalinya bentuk jaringan (network) komputer diaplikasikan. Pada sistem TSS beberapa terminal terhubung secara seri ke sebuah komputer atau perangkat lainnya yang terhubung dalam suatu jaringan (host) komputer.

Pada Tahun 1973 keatas dikenal sebagai Kelahiran dari internet atau jaringan internasional (International Network), Terdapat dua orang ahli komputer yang mengembangkan dan juga mengusulkan sebuah jaringan yang bersifat sangat luas dan dapat digunakan oleh semua orang di dunia. Vinton Cerf dan juga Bob Kahn adalah kedua orang tersebut, yang membuat sebuah gagaasan besar, yang sebenarnya menjadi sebuah cikal bakal dari terciptanya internet atau international network. Saat ini, internet pun sudah menjelma menjadi jaringan terbesar yang ada di dunia, dan dapat menghubungkan setiap orang di berbagai belahan dunia.

3. Tujuan Jaringan Komputer

Berikut ini tujuan dari jaringan komputer:

  1. Jaringan memungkinkan manajemen sumber daya lebih efisien
  2. Jaringan membantu mempertahankan informasi agar tetap andal dan upto-date.
  3. Jaringan membantu mempercepat proses berbagi data (data sharing).
  4. Jaringan memungkinkan kelompok-kerja berkomunikasi dengan lebih efisien.
  5. Jaringan membantu usaha dalam melayani klien mereka secara lebih efektif.

4. Manfaat jaringan komputer

Dampak Positif

  • Untuk berbagi dokumen

  • Untuk menjaga dan memanajemen keamanan data

  • Memudahkan dalam berkomunikasi

  • Menyampaikan informasi secara cepat

  • Membantu aktivitas manusia

Dampak Negatif

Selain manfaat yang dihasilkan dari adanya jaringan komputer itu sendiri, juga terdapat dampak negatif dari beberapa hal yang akan kami jelaskan berikut ini.

1. Biaya Network

Untuk dapat menggunakan jaringan dengan baik, maka anda juga perlu untuk mempersiapkan setiap kebutuhannya, mulai dari software, hardware, serta investasi perencanaan network design -nya.

2. Biaya Manajemen dan Maintenance

Untuk pengelolaan manajemen dan perawatan jaringan juga perlu diperhatikan secara berkala oleh tim IT profesional. Sehingga, menurunkan kemungkinan terjadinya hal yang tidak diinginkan seperti kerusakan pada perangkat lunak maupun keras.

3. Aktivitas Sharing yang Tidak Diinginkan

Dampak negatif yang ketiga, dengan adanya lalu lintas jaringan yang tidak terkontrol dengan baik, maka memperbesar risiko dokumen (file) yang di –sharing terinfeksi virus atau spam pada komputer.

4. Ancaman Keamanan Jaringan (Network Security)

Dengan kemudahan proses komunikasi yang dapat dilakukan dimanapun dan kapanpun secara real – time, tentu saja juga meningkatkan risiko munculnya masalah yang lain. Misalnya, penyebaran konten ilegal, pencurian data, hingga masalah keamanan informasi yang lainnya.

Klasifikasi Jaringan Komputer

1. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan Geografisnya
 
Berdasarkan geografisnya, jaringan komputer terbagi menjadi Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN), Jaringan wilayah metropolitan atau Metropolitan Area Network (MAN), Jaringan wilayah luas atau Wide Area Network (WAN) dan Jaringan Personal atau Personal Area Network (PAN).

WAN (Wide Area Networking)

Merupakan hubungan antara beberapa komputer yang sifatnya beda negara. Contohnya adalah komputer yang berada di Indonesia berhubungan dengan komputer yang ada di Singapura.WAN digunakan untuk menghubungkan jaringan area lokal yang satu dengan jaringan lokal yang lain, sehingga pengguna atau komputer di lokasi yang satu dapat berkomunikasi dengan pengguna dan komputer di lokasi yang lain. Ciri-cirinya adalah :

  • Cakupan wilayah jaringannya lebih luas dari LAN dan MAN.
  • Biaya operasional yang dibutuhkan lebih tinggi.
  • Sangat rentan terhadap bahaya pencurian data-data penting.
  • Perawatan untuk jaringan WAN lebih berat.

MAN (Metropolitan Area Networking)

Merupakan hubungan antara beberapa komputer yang berbeda kota.Jangkauan dari MAN ini antar 10 hingga 50 km, MAN ini merupakan jaringan yang tepat untuk membangun jaringan antar kantor kantor dalam satu kota antara pabrik/instansi dan kantor pusat yang berada dalam jangkauannya. Ciri-cirinya adalah :

  • Cakupan wilayah jaringan lebih luas
  • Pemeliharaan jaringan MAN memerlukan waktu yang tidak sebentar
  • Mempermudah dalam hal berbisnis, dan juga keamanan dalam jaringan menjadi lebih baik.

 LAN (Local Area Networking)

Jaringan wilayah lokal atau Local Area Network (LAN) adalah jaringan komputer yang jaringannya hanya mencakup wilayah kecil, seperti jaringan komputer kampus, gedung, kantor, dalam rumah, sekolah atau yang lebih kecil. Saat ini, kebanyakan LAN berbasis pada teknologi IEEE 802.3 Ethernet menggunakan perangkat switch, yang mempunyai kecepatan transfer data 10, 100, atau 1000 Mbit/s.Merupakan hubungan antara beberapa komputer yang letaknya tidak berjauhan dan masih dimiliki oleh satu organisasi/institusi. LAN memiliki 4 model yaitu:

  1. P2P (Peer to Peer)
  2. Workgroup
  3. Domain
  4. Wireless LAN  

 Selain teknologi Ethernet, saat ini teknologi 802.11b (atau biasa disebut Wi-fi ) juga sering digunakan untuk membentuk LAN. Tempat-tempat yang menyediakan koneksi LAN dengan teknologi Wi-Fi biasa disebut hotspot. Ciri-cirinya adalah :

  • Mempunyai pesat data yang lebih tinggi
  • Meliputi wilayah geografi yang lebih sempit
  • Tidak membutuhkan jalur telekomunikasi yang disewa dari operator telekomunikasi
Personal Area Network (PAN)
 
Jaringan personal atau Personal Area Network (PAN) adalah jaringan komputer yang menghubungkan antara dua atau lebih sistem komputer yang berjarak sangat berdekatan, yaitu hanya berjarak 4 sampai 6 meter. contohnya pada saat menghubungkan hp dengan komputer, komputer dengan printer dll.
 
2. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan fungsinya
Berdasarkan fungsi, terbagi menjadi jaringan klien-server (client-server) dan jaringan ujung ke ujung (peer-to-peer).

  • Client Server
Klien-server atau client-server merupakan sebuah paradigma dalam teknologi informasi yang merujuk kepada cara untuk mendistribusikan aplikasi ke dalam dua pihak yaitu pihak klien dan pihak server. Contoh dari aplikasi client/server sederhana adalah aplikasi web yang didesain dengan menggunakan Active Server Pages (ASP) atau PHP.

  • Peer to Peer
Pada jaringan peer to peer tidak ada komputer server ataupun komputer client, karena setiap komputer pada jaringan peer to peer bisa menyediakan layanan (fungsi server) dan menjadi pengakses layanan (fungsi client).

3. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan topologi jaringan
 
Topologi jaringan adalah suatu cara atau konsep untuk menghubungkan beberapa atau banyak komputer sekaligus menjadi suatu jaringan yang saling terkoneksi satu sama lain dimana penggunaan topologi jaringan didasarkan pada kecepatan akses data, biaya serta ukuran maupun tingkat konektivitas yang nantinya akan mempengaruhi kualitas maupun efiensi suatu jaringan. Berikut jenis -jenis topologi jaringan :

  • Topologi Bus
Topologi bus merupakan topologi yang banyak digunakan pada masa penggunaan kabel sepaksi menjamur. Dengan menggunakan T-Connector (dengan terminator 50ohm pada ujung network), maka komputer atau perangkat jaringan lainnya bisa dengan mudah dihubungkan satu sama lain.
  • Topologi Star
Topologi star atau topologi bintang merupakan bentuk topologi jaringan yang berupa konvergensi dari node tengah ke setiap node atau pengguna. Topologi jaringan bintang termasuk topologi jaringan dengan biaya menengah. Topologi ini didesain di mana setiap node (file server, workstation dan perangkat lainnya) terkoneksi ke jaringan melewati sebuah hub/switch. Data yang terkirim ke jaringan akan melewati hub/switch sebelum melanjutkan ke tempat tujuannya.
  • Topologi Ring
Topologi ring atau topologi cincin adalah topologi jaringan berbentuk rangkaian titik yang masing-masing terhubung ke dua titik lainnya, sedemikian sehingga membentuk jalur melingkar membentuk cincin. Pada topologi cincin, masing-masing titik/node berfungsi sebagai repeater yang akan memperkuat sinyal disepanjang sirkulasinya, artinya masing-masing perangkat saling bekerjasama untuk menerima sinyal dari perangkat sebelumnya kemudian meneruskannya pada perangkat sesudahnya, proses menerima dan meneruskan sinyal data ini dibantu oleh token.
  • Topologi Mesh
Topologi jala atau topologi mesh adalah suatu bentuk hubungan antar perangkat dimana setiap perangkat terhubung secara langsung ke perangkat lainnya yang ada di dalam jaringan. Akibatnya, dalam topologi mesh setiap perangkat dapat berkomunikasi langsung dengan perangkat yang dituju (dedicated links).
  • Topologi Tree
Topologi tree atau topologi pohon adalah kombinasi karakteristik antara topologi bintang dan topologi bus. Topologi ini terdiri atas kumpulan topologi bintang yang dihubungkan dalam satu topologi bus sebagai jalur tulang punggung atau backbone. Komputer-komputer dihubungkan ke hub, sedangkan hub lain di hubungkan sebagai jalur tulang punggung.
  • Topologi Linear
Jaringan komputer dengan topologi runtut (linear topology) biasa disebut dengan topologi bus beruntut, tata letak ini termasuk tata letak umum. Satu kabel utama menghubungkan tiap titik sambungan (komputer) yang dihubungkan dengan penyambung yang disebut dengan Penyambung-T dan pada ujungnya harus diakhiri dengan sebuah penamat (terminator ).

  • Topologi Peer to Peer

Topologi peer to peer merupakan jenis topologi yang sangat sederhana, karena hanya menggunakan dua perangkat komputer untuk saling terhubung. Topologi ini biasanya menggunakan satu kabel untuk menghubungkan 2 perangkat komputer.


 

  • Topologi Hybrid
Topologi hybrid adalah jenis tapologi gabungan dari beberapa topologi yang berbeda. Ketika terdapat dua atau lebih topologi yang berbeda terhubung satu sama lain, disaat itulah membentuk topologi hybrid.

 

4. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan distribusi sumber informasi/data
Klasifikasi jaringan kompute berdasarkan distribusi sumber informasi/data dibadakan atas dua yaitu :

  • Jaringan terpusat
Jaringan ini terdiri dari komputer klien dan peladen yang mana komputer klien yang berfungsi sebagai perantara untuk mengakses sumber informasi / data yang berasal dari satu komputer peladen.

  • Jaringan terdistribusi
Merupakan perpaduan beberapa jaringan terpusat sehingga terdapat beberapa komputer peladen yang saling berhubungan dengan klien membentuk sistem jaringan tertentu.

5. Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan media transmisi data
Klasifikasi jaringan komputer berdasarkan media transmisi data dibedaka atas dua jaringan yaitu :

  • Jaringan berkabel (Wired Network)
Pada jaringan ini, untuk menghubungkan satu komputer dengan komputer lain diperlukan penghubung berupa kabel jaringan. [9] Kabel jaringan berfungsi dalam mengirim informasi dalam bentuk sinyal listrik antar komputer jaringan.

  • Jaringan nirkabel (Wi-Fi)
Jaringan nirkabel (Wi-Fi) merupakan jaringan dengan medium berupa gelombang elektromagnetik. Pada jaringan ini tidak diperlukan kabel untuk menghubungkan antar komputer karena menggunakan gelombang elektromagnetik yang akan mengirimkan sinyal informasi antar komputer jaringan.
 
 
Sumber Referensi : 

https://planktoncomputer.com/konsep-dasar-jaringan-komputer

kuhitung123.blogspot.com/2016/12/klasifikasi-jaringan-komputer-terbagi.html 

https://bahassemua.com/topologi-jaringan-komputer/

 


JARINGAN komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data.

Sumber: https://mediaindonesia.com/teknologi/433330/jaringan-komputerpengertian-jenis-transmisi-dan-t
JARINGAN komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data.

Sumber: https://mediaindonesia.com/teknologi/433330/jaringan-komputerpengertian-jenis-transmisi-dan-topolog
JARINGAN komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data.

Sumber: https://mediaindonesia.com/teknologi/433330/jaringan-komputerpengertian-jenis-transmisi-dan-top
JARINGAN komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data.

Sumber: https://mediaindonesia.com/teknologi/433330/jaringan-komputerpengertian-jenis-transmisi-dan-topologi
JARINGAN komputer adalah dua atau lebih perangkat komputer yang saling terhubung atau terkoneksi antara satu dengan yang lain dan digunakan untuk berbagai sumber data.

Sumber: https://mediaindonesia.com/teknologi/433330/jaringan-komputerpengertian-jenis-transmisi-dan-topologi

   Macam  – macam Perangkat jaringan komputer Dua komputer atau lebih dapat saling terhubung dan berbagai sumber data dikarenakan adanya pe...